Selamat Datang

Di Website

Program Studi Anestesiologi dan Reanimasi

FK UNUD


Prof WIR

Pengembangan layanan kedokteran yang hanya terkait 4 spesialis dasar atau dulu disebut 4 spesialis besar jelas tidak akan berkembang jauh jika profesi Ilmu Bedah dan Ilmu Obstetri Ginekologi tidak mendapat dukungan peran profesi Anestesiologi. Jalan keluar sementara dengan memberdayakan peran perawat jelas jauh menyimpang dari tujuan pengembangan ilmu kedokteran dan kepentingan patient safety.

Pencapaian sasaran MDG-4 dan MDG-5 terutama yang terkait upaya penurunan mortalitas tidak akan pernah tercapai tanpa tunjangan dari profesi Anestesiologi dan Terapi Intensif. Dokter spesialis anestesiologi dan terapi intensif yang mempunyai kompetensi yang baik sangat tergantung kepada sistem pendidikan dokter spesialis, salah satunya melalui program studi anestesiologi dan reanimasi di FK Unud.

 

Tujuan revisi Buku Panduan ini adalah untuk memberikan informasi kepada staf pengajar dan peserta didik Program Studi Anestesiologi dan Reanimasi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, tentang pelaksanaan program pendidikan tersebut.

Pelaksanaan program ditujukan untuk dapat mencapai tingkat kompetensi sesuai standar kompetensi dokter spesialis anestesiologi dan terapi intensif yang tertuang dalam peraturan Konsil Kedokteran Indonesia ( KKI ) no 38 tahun 2015.

Diharapkan bahwa Buku Panduan ini dapat dipakai sebagai pegangan dalam melaksanakan Program Pendidikan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Reanimasi, sehingga siapapun yang akan mengelola pendidikan tersebut akan dapat berjalan dengan baik.

Walaupun demikian, isi buku ini tentu masih banyak kekuranganya. Apabila dalam pelaksanaannya masih ada hal-hal yang belum jelas, dapat meminta penjelasan kepada Sekretariat Program Studi Anestesiologi dan Reanimasi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.

Kami sebagai pelaksana Program Studi Anestesiologi dan Reanimasi FK Unud tetap membuka diri dan berterima kasih atas masukan-masukan yang bermanfaat bagi perbaikan Buku Panduan ini.