Bencana gempa bumi di Lombok yang berkekuatan 6,2 SR yang terjadi pada tanggal 29 Juli 2018 mengejutkan banyak pihak. Selain kerugian material juga banyak jatuh korban jiwa, baik meninggal maupun luka-luka. Tim interna Bali yang tergabung dalam tim 3 RSUP Sanglah turut diterjunkan ke daerah bencana tersebut untuk memberikan pertolongan medis yang terbaik. Tim RSUP Sanglah berjumlah total 12 orang, terdiri dari 1 residen interna dan 1 orang Sp.PD, 1 residen bedah dan Sp.Bedah, 1 residen anestesi, 1 residen anak dan Sp.A, 1 Sp.KJ, 1 perawat triage bedah, 1 perawat anestesi, 1 security, dan dr. Kadek sebagai koordinator team.             Berdasarkan keterangan dr. Komang Rea residen interna yang ikut dalam tim bencana, tim berangkat dari Denpasar tgl 13/8/2018 siang dan rencana pulang tgl 18/8/2018 malam. Jarak perjalanan 2 setengah jam dari penginapan, dgn akses darat yg sudah lancar terdiri dari 3 mobil dan 1 ambulance. Kegiatan hari pertama menyerahkan bantuan ke RSU Mataram sambil melapor ke Dinkes setempat, lalu melaksanakan operan pasien dengan tim 2 sebelumnya, dititipkan pasien sebagian besar dari kasus bedah yg sudah rawat jalan. Misi utama adalah menggantikan sementara peran Puskesmas Santong sampai petugas terutama dokter bisa kembali bertugas mandiri kembali. Setiap hari sebelum kegiatan membersihkan lokasi pelayanan lanjut visite pasien rawat inap sekitar 7 sampai 10 pasien bersama dr. Ida Bagus Putrawan, SpPD. Kasus interna contohnya gagal jantung, suspek Thyroid Heart Disease, DM DF selulitis sepsis, PPOK eksaserbasi akut, dan Gastroenteritis akut dehidrasi sedang. Dilanjutkan pelayanan pasien umum dan interna (selain kasus bedah dan anak) sampai pukul 4 atau setengah 5 sore.

Selamat bertugas dan terima kasih dr. Komang Realiska dan dr. IB Putrawan, SpPD.

Viva Penyakit Dalam Udayana

Share this Post:

Related Posts: