Pada hari Minggu, 27 Januari 2019 telah dilaksanakan acara Bakti Sosial dari Program Studi Ilmu Bedah FK Universitas Udayana yang bertempat di SMPN 1 Busungbiu di Desa Kekeran Busungbiu Buleleng. Bakti sosial ini diselenggarakan oleh Yayasan Sedasa Sunar yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng. Acara bakti sosial ini menyediakan berbagai macam pelayanan spesialistik, seperti pelayanan bedah, ilmu penyakit dalam, ilmu kesehatan anak, pelayanan KB, kandungan dan kesehatan reproduksi, dan pelayanan lain lain. Pada kesempatan ini, pelayanan bedah diwakili oleh Dokter Residen Bedah Umum FK UNUD/RSUP Sanglah beserta dokter pembimbing kami yaitu dr. Made Agus Dwiantara Sueta, Sp.B-KBD, dan para tenaga medis dari RSAD Udayana Denpasar.

Acara bakti sosial ini diikuti oleh 15 orang residen Bedah FK Universitas Udayana, RSUP Sanglah. Bakti sosial dimulai pada pukul  09.00 WITA. Beberapa kasus yang ditangani di tempat di antaranya yaitu pembesaran kelenjar bawah kulit, pengangkatan benjolan, pengangkatan tahi lalat, perawatan luka dan lain-lain. Kasus-kasus besar seperti pembesaran kelenjar tiroid, hernia, dan hemoroid langsung disarankan untuk dilakukan tindakan di rumah sakit. Dalam kegiatan bakti sosial ini, tampak bagaimana peserta didik PPDS Bedah Umum senior mengajarkan kepada junior bagaimana cara melalukan sayatan di kulit dengan baik dan benar, bagaimana seorang dokter melakukan perawatan luka kronis secara komprehensif dan lain sebagainya. Semua proses ini disupervisi secara ketat dan terstruktur. Bagi para peserta didik, acara ini merupakan sebuah kesempatan untuk belajar lebih banyak dan menambah pengalaman dan keterampilan yang dibutuhkan oleh seorang spesialis bedah. Tidak hanya bagi kami, masyarakat Desa Busungbiu juga sangat merasa terbantu dengan adanya kegiatan baksos seperti ini.

Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh pihak yang turut membantu dalam acara bakti sosial ini. Semoga dengan bantuan ini, masyarakat bisa merasakan kehadiran tenaga kesehatan secara langsung, sehingga bisa mengurangi jarak bagi masyarakat dalam mencari bantuan kesehatan.

Share this Post:

Related Posts: