/

Unit Laboratorium Biomedik Terpadu

Keberadaan laboratorium dengan standar yang baik sangat menunjang penelitian yang berkualitas. Penelitian yang baik akan menghasilkan tulisan atau publikasi yang baik pula dan pada akhirnya akan meningkatkan kualitas dari suatu institusi.

Unit Laboratorium Biomedik Terpadu (LBT) dibentuk sejak Juni 2016 dengan tujuan meningkatkan kualitas laboratorium di FK Unud sehingga dapat dimanfaatkan untuk penelitian. Unit Laboratorium Biomedik Terpadu dibagi atas tujuh divisi yaitu: Divisi Histologi dan Biologi Sel, Divisi Parasitologi dan Imunologi, Divisi Biokimia dan Biologi Molekuler, Divisi Pengembangan Obat dan Hewan Coba, Divisi Bakteriologi dan Virologi, Divisi Diagnostik Laboratorium, dan Divisi Ilmu Faal.

Masing-masing divisi dikepalai oleh seorang koordinator yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan penelitian di dalam divisinya. Penelitian yang dapat dilaksanakan antara lain:

1. Penelitian menggunakan metode PCR (polymerase chain reaction) misalnya deteksi mutasi, genotyping, deteksi polimorfisme,
2. Penelitian menggunakan kultur sel misalnya menganalis efek senyawa tertentu terhadap pertumbuhan sel,
3. Penelitian menggunakan reaksi antigen-antibodi (ELISA atau Western Blotting) misalnya mendeteksi hormon, interleukin atau protein lainnya dalam serum/plasma,
4. Penelitian menggunakan hewan coba, dan 5. identifikasi jenis bakteri, kultur bakteri, dan tes kepekaan bakteri.

LBT mengadakan pelatihan setiap tahun sejak 2016 untuk mahasiswa, dosen dan peneliti. Selain itu staf dan laboran di LBT juga aktif mengikuti pelatihan baik di dalam maupun luar negeri. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam melaksanakan penelitian di bidang biomedik sehingga kualitas pelayanan penelitian di LBT dapat ditingkatkan.

News

More News

Event

More Event