Perkuat Kompetensi Kedokteran Wisata, 22 Mahasiswa S1 FK Unair Ikuti Elective Study Travel Medicine di FK Unud

Perkuat Kompetensi Kedokteran Wisata, 22 Mahasiswa S1 FK Unair Ikuti Elective Study Travel Medicine di FK Unud


Sebanyak 22 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) memulai rangkaian Elective Study Travel Medicine di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud). Kehadiran para mahasiswa disambut oleh Unit Travel Medicine FK Unud dalam kegiatan penerimaan yang berlangsung di Ruang Pertemuan dr. A.A. Made Djelantik, FK Unud, Kampus Sudirman, Denpasar. 28 September 2026


Bali dengan dinamika pariwisata dan mobilitas wisatawan internasional yang tinggi menjadi lingkungan belajar yang menarik untuk memahami travel medicine secara lebih nyata. Tidak hanya berbicara mengenai kesehatan seseorang sebelum melakukan perjalanan, travel medicine juga mencakup berbagai persoalan kesehatan yang dapat muncul selama maupun setelah perjalanan, termasuk penyakit infeksi, keselamatan wisatawan, hingga tantangan pelayanan kesehatan bagi pasien dengan latar belakang bahasa dan budaya yang beragam.


Kesempatan inilah yang akan diperoleh 22 mahasiswa FK Unair selama mengikuti program elective study di FK Unud. Melalui rangkaian pembelajaran yang memadukan kegiatan akademik dan pengalaman lapangan, mahasiswa diajak melihat lebih dekat bagaimana prinsip-prinsip travel medicine diterapkan dalam konteks Bali sebagai salah satu destinasi wisata internasional.


Kedatangan mahasiswa FK Unair disambut oleh Koordinator Unit Travel Medicine FK Unud, dr. Cokorda Agung Wahyu Purnamasidhi, S.Ked., M.Biomed., Sp.PD., FINASIM, FISQua, bersama jajaran Unit Travel Medicine. Dalam sambutannya, beliau memperkenalkan ruang lingkup travel medicine sekaligus memberikan gambaran mengenai berbagai aktivitas yang akan diikuti mahasiswa selama menjalani program.


Kegiatan selanjutnya dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan sekaligus Plt. Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Informasi FK Unud, Prof. dr. I Made Ady Wirawan, S.Ked., M.P.H., Ph.D. dalam sambutanya menyampaikan Kehadiran mahasiswa FK Unair melalui program elective study ini menjadi bagian dari penguatan suasana akademik dan kolaborasi antarinstitusi, sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar di luar lingkungan kampus asal.


Mengawali rangkaian akademik, mahasiswa kemudian mengikuti pembekalan Medical English bersama dr. Made Januarbawa, M.M. Sesi ini membekali mahasiswa dengan keterampilan komunikasi medis dalam bahasa Inggris yang sangat relevan dengan pelayanan kesehatan wisatawan internasional.


Dalam praktik travel medicine, kemampuan berkomunikasi bukan sekadar persoalan penguasaan bahasa. Tenaga kesehatan perlu mampu menggali keluhan dan riwayat perjalanan secara tepat, menjelaskan kondisi kesehatan dengan bahasa yang mudah dipahami, memberikan edukasi, serta membangun komunikasi yang efektif ketika berhadapan dengan pasien dari berbagai negara dan latar belakang budaya. Melalui sesi tersebut, mahasiswa diajak memahami bahwa kompetensi komunikasi menjadi bagian penting dari kualitas dan keamanan pelayanan kesehatan bagi wisatawan.


Program Elective Study Travel Medicine FK Unair di FK Unud selanjutnya akan diisi dengan berbagai kegiatan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempertemukan pengetahuan yang diperoleh di ruang kelas dengan situasi pelayanan kesehatan dan kepariwisataan di lapangan.


Melalui program ini diharapkan pengalaman selama mengikuti elective study di Bali dapat memperkaya perspektif mahasiswa mengenai peran tenaga kesehatan dalam menghadapi tantangan kesehatan di tengah mobilitas masyarakat dunia yang semakin tinggi.