Departemen Parasitologi

/

Departemen Parasitologi

Pada awal berdirinya FK Unud, Bagian Parasitologi dan Mikrobiologi adalah satu bagian yang dipimpin oleh seorang Kepala Bagian, dr Tjokorde Rai dengan seorang staf dr Putu Suwendra. Dr Putu Suwendra kemudian pindah tugas ke Bagian Ilmu Kesehatan Anak FK Unud-RSUP Sanglah. Setelah beberapa tahun berdiri, Bagian Parasitologi mulai merekrut asisten  (mahasiswa yang ikut membantu yang berstatus  PNS) yaitu Putu Sutisna,  Dewa Putu Widjana dan Nyoman Wartana, dan mulai dipekerjakan sejak sarjana muda yang sebelumnya mengikuti program ikatan dinas. Semua mahasiswa Fakultas kedokteran angkatan pertama s/d ketiga  mendapat Ikatan Dinas, besarnya Rp.27.500,-/sebulan dan dihentikan saat dekan dipegang dr IGNG Ngurah.

Pada awalnya Bagian Parasitologi dan Mikrobiologi berkantor di Laboratorium Kesehatan Daerah, Jl. Nusa Tenggara, Denpasar, pada sisi selatan RSUP Sanglah, karena pada saat itu dr Tjokorde Rai juga merangkap sebagai Kepala Laboratorium Kesehatan Daerah. Bagian Parasitologi-Mikrobiologi memiliki 3 ruangan , bagian barat untuk Parasitologi, di tengah untuk Mikrobiologi dan paling timur perpustakaan. Sebelum di RSUP Sanglah, Laboratorium Kesehatan berkantor di kompleks Kanwil Kesehatan Kreneng (Jln Melati) dan dr Tjokorde Rai berkantor di sana.

Bulan Juni tahun 1978, dilakukan pemisahan bagian menjadi dua yaitu Bagian Parasitologi dan Bagian Mikrobiologi. Pemisahan dilakukan saat kantor bagian masih di Laboratorium Kesehatan Daerah. Dokter Sukardika sebagai calon kepala Bagian Mikrobiologi dan dr Putu Sutisna sebagai calon kepala Bagian Parasitologi.  Dr Tjokorde Rai yang menjadi kepala Bagian sebelumnya menentukan sikap dengan memilih Bagian Parasitologi sehingga beliau yang menjadi Kepala Bagian Parasitologi.  

Tahun 1975 tepatnya di Bulan Juli dr Nengah Kapti yang baru tamat dokter, mengabdi di Bagian Parasitologi selama 3 tahun sampai tahun 1978 dengan honor Rp.5000,- sebulan. Saat itu, staf yang aktif di Bagian Parasitologi hanya dr Nyoman Wartana saja karena dr Putu Sutisna dan dr DP Widjana sedang mengikuti program SEAMEO di Bangkok dan Kuala Lumpur.  Tanggal  1 Maret 1978 dr Nengah Kapti diangkat menjadi CPNS.

Untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris semua staf dosen, pada tahun 1978 semua Bagian di FK Unud mendapat “Scrabble” dari Dekan, sehingga pemandangan staf bermain scrabble di kantor menjadi hal yang biasa. Bagian Mikrobiologi dan Parasitologi hanya dapat 1 boks “scrabble” sehingga hubungan antar staf kedua bagian sangat baik karena biasa bermain bersama.  

Hari Minggu 5 April 1981, Bagian Parasitologi mulai mengangkut barang-barang kantor untuk pindah dari RSUP ke kompleks Universitas Udayana Jalan PB Sudirman. Proses perpindahan memakan waktu 3 hari sampai tanggal 7 April 1981. Perpindahan ini dilakukan karena dr. Tjokorde Rai tidak lagi menjabat Kepala Laboratorium Kesehatan Daerah dan digantikan oleh dr I Gusti Ngurah Agung, asal Puri Tabanan. Perpisahan dengan staf Laboratorium Kesehatan Daerah baru dilaksanakan tgl 7 Januari 1982 dengan makan bersama di Laboratorium Kesehatan Daerah, setahun setelah berpisah. Untuk efisiensi di komplek Universitas Udayana di Jalan PB Sudirman, Bagian Parasitologi menempati ruang baru di lantai 2 gedung utara bersama dengan Bagian Parasitologi FKH (Gedung FP dekat FT). Fakultas Kedokteran secara keseluruhan menempati 4 gedung yaitu : gedung Lab Selatan (bersama dengan fakultas Peternakan), Gedung Lab Utara juga bersama dengan Fakultas Peternakan, Gedung Pertanian bersama FP dan FKH, dan Gedung Farmakologi. Karena ada kesepakatan antara Fakultas Peternakan dengan Fakultas Kedokteran dengan Fakultas Peternakan untuk menggunakan satu gedung maka FK mengambil Lab Selatan dan membangun gedung Fakultas Kedokteran seperti yang kita tempati saat ini.Tanggal 16 Januari 2004, Bagian Parasitologi pindah ke gedung baru FK Unud di lantai 2 yang ditempati sampai sekarang.

Pada masa Dekan dr IB Tjitarsa, MPH penilaian kelulusan mahasiswa pernah memakai Penilaian Acuan Normatif (PAN) dengan kelulusan 70% dan diikuti her sebanyak dua (2) kali, sehingga hampir semua mahasiswa lulus dengan mudah. Setelah Dekan berganti, PAN diganti dengan PAP dengan kelulusan 60,0 dan saat Dekan dipegang Prof.dr. DP Widjana, DAPE nilai kelulusan ditetapkan 70,0.

Pada 4 Maret 1983 diadakan rapat Bagian Parasitologi untuk memilih Kepala Bagian Parasitologi yang baru menggantikan Prof dr Tjokorde Rai. Dokter Putu Sutisna terpilih sebagai Kepala Bagian dan dr Nengah Kapti sebagai Sekretaris Bagian dan dikukuhkan dengan SK Dekan tgl 15 Mei 1983 untuk masa jabatan 4 tahun. Pada tahun 1988, dr DP Widjana terpilih menjadi Kepala Bagian. Mulai tanggal 2 Juni 1995 diadakan uji coba perubahan jam kerja, 5 hari kerja dalam seminggu, masuk jam 07.00 dan pulang jam 15.00, kecuali hari Jumat pulang jam 12.30 WITA tetapi tidak berlangsung lama dan kembali ke sistem 6 hari kerja mulai 17 Juni 1996.  Namun mulai 1 September 2009 mulai dilaksanakan 5 hari kerja secara tetap sampai sekarang. Tgl 9 September 1996, Dr N Sadra (FKH Unud) diusulkan menjadi dosen luar biasa bidang Parasitologi FK Unud.

Tahun 2002 Bagian Parasitologi pernah mempunyai Laboratorium bersama dengan Mikrobiologi di RSUP Sanglah (sekarang tempat parkir sebelah timur koperasi Kamadhuk) dalam rangka kerjasama dengan RSUP untuk memudahkan diagnosis. Bagian Parasitologi sempat juga memeriksa sample darah kiriman Prodia untuk Elisa (Taenaisis) di tempat ini, akan tetapi pada tanggal 13 Januari 2003 Laboratorium dipaksa pindah lagi dan  barang-barang diangkut kembali ke FK Unud karena tempat itu dipakai untuk keperluan lain RSUP.

Pada 17 Desember 2004 ada rapat pemilihan Kepala Bagian Parasitologi. Dr Putu Sutisna terpilih sebagai kepala Bagian dengan sekretaris dr Luh Ariwati. Setelah Dr Putu Sutisna pensiun 2008, Kepala bagian dijabat dr Nengah Kapti. Pada 30 Desember 2009 dilakukan pemilihan Kepala Bagian Parasitologi dengan disaksikan Dekan dan dr M Sudarmaja terpilih sebagai Kepala Bagian dan dr. Kadek Swastika sebagai Sekretaris Bagian dengan SK tanggal 8 Maret 2010 dan berlaku sejak 25 Februari 2010. Pada tahun 2014 diadakan pemilihan kepala bagian di Parasitologi tetapi tidak ada perubahan dalam hal kepala dan sekretaris bagian.