Peringati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2026, Kedokteran Jiwa FK Unud Gelar "Run for Mental Health 7K"
Peringati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2026, Kedokteran Jiwa FK Unud Gelar "Run for Mental Health 7K"
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) 2026, Departemen dan Program Studi Spesialis Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana bekerjasama dengan PDSKJI Cabang Denpasar Bali menyelenggarakan “Run for Mental Health 7K: Every Mile Counts. Every Step Matters” di Klinik Pratama Sada Jiwa, Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung pada Minggu 11 Oktober 2026.
Kegiatan ini meliputi fun run sejauh 7 kilometer, meditasi, penyuluhan kesehatan jiwa, pemeriksaan kesehatan fisik, dan pemeriksaan kesehatan mental. Rangkaian kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan jiwa melalui aktivitas fisik, pengelolaan stres, dan dukungan sosial, sekaligus mendorong keberanian untuk mencari pertolongan profesional.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK Universitas Udayana, Prof. dr. I Md. Ady Wirawan, M.P.H., Ph.D., menekankan pentingnya upaya promotif dan preventif untuk mengatasi stigma kesehatan jiwa. Kesehatan jiwa bukan sekedar bebas dari gangguan mental namun kondisi saat kita mampu mengelola tekanan hidup, belajar, bekerja, dan berkontribusi bagi sesama.
Ketua Departemen Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, dr. I Gusti Ayu Indah Ardani, Sp.K.J., Subsp. A.R., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2026 melalui kegiatan Run for Mental Health 7K merupakan momentum untuk meningkatkan keterbukaan, kepedulian, dan dukungan terhadap individu yang menghadapi tantangan kesehatan mental.
dr. I Gusti Ayu Indah Ardani, Sp.K.J., Subsp. A.R., menjelaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari kegiatan rutin Departemen dan Program Studi Spesialis Kedokteran Jiwa yang untuk kedua kalinya diselenggarakan dalam bentuk fun run. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk memahami bahwa upaya menjaga kesehatan jiwa tidak selalu harus dimulai dari hal yang besar, tetapi dapat dilakukan melalui kebiasaan sehari-hari.
“Melalui kegiatan Run for Mental Health 7K ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk
melihat bahwa menjaga kesehatan jiwa dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Berolahraga, membangun relasi sosial yang positif, menyediakan waktu untuk diri sendiri, serta berani mencari
pertolongan ketika menghadapi masalah psikologis merupakan bagian dari upaya menjaga
kesehatan jiwa,” imbuh dr. I Gusti Ayu Indah Ardani, Sp.K.J., Subsp. A.R.
Ketua Panitia HKJS 2026, dr. Anak Agung Ngurah Andika Damarnegara, Sp.K.J, menyampaikan bahwa Run for Mental Health 7K dirancang sebagai kegiatan yang menggabungkan aktivitas fisik, edukasi, dan keterlibatan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran mengenai kesehatan jiwa. Melalui rangkaian kegiatan yang mencakup fun run, meditasi, penyuluhan kesehatan jiwa, serta
pemeriksaan kesehatan fisik dan mental, panitia berupaya menghadirkan pendekatan yang lebih
dekat dengan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peserta untuk tidak hanya
memperhatikan kesehatan fisik, tetapi juga mengenali kondisi psikologis diri sendiri dan memahami pentingnya dukungan sosial.
dr. Anak Agung Ngurah Andika Damarnegara, Sp.K.J menyampaikan bahwa setiap individu memiliki peran dalam membangun lingkungan yang mendukung kesehatan mental. Kepedulian dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, seperti mendengarkan tanpa menghakimi, memberikan dukungan kepada orang yang sedang mengalami kesulitan, serta mendorong individu untuk memperoleh bantuan professional ketika dibutuhkan.
“Melalui Run for Mental Health 7K, kami ingin menunjukkan bahwa menjaga kesehatan jiwa merupakan perjalanan bersama. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga,
tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan, meningkatkan kepedulian, dan mengingatkan masyarakat bahwa setiap langkah kecil dapat membawa perubahan yang berarti
bagi kesehatan mental,” tambah dr. Anak Agung Ngurah Andika Damarnegara, Sp.K.J.
Kolaborasi Departemen dan Program Studi Spesialis Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dengan PDSKJI Cabang Denpasar Bali dalam penyelenggaraan kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya memperluas edukasi dan promosi kesehatan jiwa kepada masyarakat. Penyuluhan kesehatan jiwa diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mengenali masalah kesehatan mental sejak dini, sedangkan pemeriksaan kesehatan fisik dan mental memberikan kesempatan bagi peserta untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatannya secara menyeluruh. Sementara itu, meditasi menjadi salah satu kegiatan yang memperkenalkan pentingnya meluangkan waktu untuk diri sendiri dan mengembangkan kebiasaan mengelola stres.
Melalui kegiatan yang diselenggarakan di Klinik Pratama Sada Jiwa, Desa Sembung, ini, Departemen Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana berharap pesan kesehatan
jiwa dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan mendorong terciptanya lingkungan yang
lebih inklusif, suportif, serta bebas stigma.
Peringatan HKJS 2026 melalui Run for Mental Health 7K menjadi pengingat bahwa Kesehatan jiwa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan secara keseluruhan. Setiap Langkah untuk bergerak, setiap keberanian untuk bercerita, dan setiap kesediaan untuk mendengarkan merupakan bagian dari upaya bersama membangun masyarakat yang lebih sehat secara fisik maupun mental.
Every Mile Counts. Every Step Matters. Karena setiap langkah berarti, setiap suara layak didengar dan setiap individu berhak mendapatkan dukungan untuk mencapai kesehatan jiwa yang lebih baik


UNIVERSITAS UDAYANA